Bonex
datang Lagi !!!
Kestari harus kerepotan membagi map. Ini karena salah satu konsep rapat persiapan yang kurang analisis.
Pagi senin, terik matahari menyegat
kulit sang penunggu kedatangan yang diharapkan. 09.oo WIB, panitia sudah stand by di posnya
masing masing. Tepat pukul 11 Siang
angkot peserta tiba. Deg-degan semakin menjadi. Kestari harus berhadapan
dengan para peserta putra dan putri untuk membagikan map. Namun penulis
kebagian yang putri.
Tak disangka, peserta harus
mengantri dari ujung masjid sampai ujung lagi karena menunggu panitia Kestari
membagi map. Konsep awal, yakni peserta mengenalkan namanya lalu kestari
mencari nama dan kelompok serta kamar peserta itu. wah, kelepotan dan kerumetan.
Paling parah, peserta harus mendikte namanya. “Siapa namanya dek?” Tanya
Kestari “Izza” “SIapa dek ? “ I. Z.Z.A”
dengan nada sinis. Lama sekali pembagian map ketika itu, ditambah dengan
kesalnya peserta menunggu dan harus kepanasan.
Untung saja, Sie. Acara
merekomendasikan konsep awal diubah dengan konsep lama yaitu panitia memanggil
nama sesuai dengan urutan kelompok peserta. Hm, masih saja memakan waktu lama.
Dengan inisiatif lain, karena sisa peserta putri terdata di kamar 5 seluruhnya.
Maka Fauzi mengumumkan “Yang belum dipanggil langsung menuju kamar 5”, “Hore,
hore “ tampak wajah bahagia peserta sisa
itu, mungkin karena mereka merasa tidak harus menunggu dan dapat segera
beristirahat. Kestari pun lega.
Lanjutin lagi, “Siapa namanya dek?”
“Desy mas”. Mataku tanpa menunggu langsung melirik dan mengamati data nama
peserta perkamar. Kok gak ada ya ?” pikirku dalam hati. “Hm, gak ada namanya
dek, nanti ya tak ambilin map baru” kataku sambil jalan cepat mengambil map
tanpa nama dan kelompok. Mungkin itu dulu singkat cerita bersama mereka.
Penyambutan sekarang berbeda dengan
yang lalu, dari segi lokasi dan tekhnis. Lokasi di tangga gedung induk dan
bunga mawar diberikan kepada Kepala
Sekolah. Selanjutnya tak tahu menahu, info terbaru Pak Nafi tak dapat mengisi
materi Kepesantrenan tadi. Mungkin sobat tahu sendiri, beliau sangat aktif
dalam mengisi kegiatan ramadhan. Saat waktu menjelang berbuka, mengisi
pengajian Mursyidul Amin dan setelah shalat tarawih menjelang witir untuk mengisi
kulltum hadist Arbain. Rencananya hadist Arbain Al-Nawawi itu akan dikhatamkan
selama bulan ramadhan penuh. Namun sampai saat ini, baru hadist keenam. Tak
tahulah, khatam atau tidak. Wong yang terpenting adalah pengamalan dari hadist
itu.
Robi sempat kebingungan dan akhirnya
ia memutuskan materi kepesantrenan diganti dengan perkenalan panitia dan
pengkondisian yel-yel Senja Pesrom. Perkenalan
dimulai dari Alba diakhiri Robi. Dilanjutkan dengan nyanyi Yel-Yel Senja
Pesrom. Begitu meriah dan seru kegiatan waktu itu.
Bawa Prinsip 3S ( Santai, Serius & Sukses !!! ) .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar