Al-Hikam - Rabu
Siang ( 10/08 ), peserta Pesantren Ramadhan dari SMAN 6 Surabaya meninggalkan
Pesantren Mahasiswa Al-Hikam Malang. 3 hari sebelumnya, para peserta tiba
tepatnya hari Senin ( 08/08 ) sekitar
pukul 11.30 WIB. Perjalanan untuk sampai di Al-Hikam, peserta menggunakan
kereta. Dilanjutkan dengan memakai angkot
setelah tiba di stasiun kota baru. Berbeda dengan datangnya, ketika pulang, peserta menggunakan bus.
setelah tiba di stasiun kota baru. Berbeda dengan datangnya, ketika pulang, peserta menggunakan bus.
Agenda dalam kegiatan
PESROM ( Pesantren Ramadhan ) ini mendapatkan antusias tinggi dari peserta.
Perlu diketahui, quota peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 285
peserta dari putra maupun putri. Begitu meriah, seru dan asyik. Dimulai dari
kegiatan mentoring yakni pembinaan khusus oleh ustadz ustadz Al-Hikam terhadap
peserta sesuai dengan kelompoknya masing masing.
Nama kelompok diantaranya, Ibnu Rusyd, Ibnu Sina, Ibnu
Khaldun, Al-Khawarizmi, Al-Battani, Umar Khayyam dan lain lain. Nama ini adalah
para cendekiawan muslim yang telah berjasa dan berkiprah dalam memperjuangkan
Islam. Dengan nama ini diharapkan, para peserta mengenal dan mengetahui para
cendekiawan muslim itu sekaligus dapat melanjutkan perjuangan para pendahulu
itu.
Para pemenang lomba
inagurasi diantaranya kelompok Al-Khawarizmi dan Umar Khayyam. Untuk juara yel
yel terbaik adalah kelompok Al-Battani.
Selain mentoring, peserta diberikan materi – materi
yang berkaitan dengan spiritual seperti materi fiqh ibadah oleh Ustadz Nur
khaliq, akidah akhlak oleh Ust. Anwar Sa’dullah, lalu materi nasionalisme oleh
Bapak Kamilun Muhtadin dan kepesantrenan oleh Ust. Muhammad Nafi’ dan materi
Problematika Remaja oleh Bapak Polresta Malang dan terakhir materi ESQ oleh
Ustadz Arief. Memanfaakan moment ini,
para alumni SMAN 6 Surabaya ikut serta dalam mensukseskan Pesrom dengan mengisi
materi setelah materi Problematika Remaja sekitar satu jam.
Tentunya, pesrom ini
meninggalkan kesan untuk para peserta SMAN 6 Surabaya. Dimulai dari kegiatan shalat
tahajjud, shalat dhuha, mentoring, materi, sampai inagurasi dan nonton bareng.
Nonton bareng berisi foto kegiatan peserta berawal dari kedatangan sampai
kegiatan lainnya seperti sahur, olahraga pagi dan saat mengikuti materi.
Selainnya, peserta diperlihatkan kesan dan pesan panitia dan peserta sendiri.
Dalam kesan peserta dapat
disimpulkan bahwa mereka sangat senang
dalam mengikuti Pesrom tidak hanya diajarkan akan ajaran agama namun mereka
diberikan akan makna kekompakan, kebersamaan dan rasa tanggung jawab walau
mereka tidak tahan dengan fasilitas yang terbatas. Seperti mandi harus ngantri
karena terbatasnya kamar mandi dan lainnya.
Ada juga, Peserta lain mengeluh akan jadwal pesrom
yang padat. Masa tidur hanya dua jam ucap salah satu peserta. Dapat dimaklumi,
bahwa pesrom hanya 3 hari maka peserta harus memanfaaatkan waktu itu sebaik mungkin.
Terlepas dari semua itu, pesantren adalah pesantren. Penuh dengan kesederhanaan
dan tidak terlalu berlebih lebihan.
Panitia Pesrom akhirnya
dapat merasakan kelegaan dan ketenangan dengan selesainya Pesrom II. Pesrom pertama
peserta dari SMAN 21 Surabaya dan kedua dari SMAN 6 Surabaya gelombang pertama.
Dan terakhir nanti, tepatnya tanggal 18 Agustus 2011 ini, kegiatan PESROM akan
diisi peserta dari SMAN 6 Surabaya gelombang kedua.
Pengalaman Pesrom I dan
II pun akan menjadi bahan evaluasi bagi panitia untuk menjadikan Pesrom III
lebih baik dan lebih baik. Tetap memegang prinsip 3S yaitu Santai, Serius dan
Sukses, panitia akan tetap bersemangat mensukseskan pesrom demi mengabdi kepada
Pesantren. Sukseskan Pesrom !!!.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar